oleh

Pemkot Gelar Vaksin Covid-19 Massal untuk Guru

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar vaksinasi secara massal bagi petugas pelayanan publik se-kota Ambon mulai 8-20 Maret 2020 mendatang, dilaksanakan di gedung sporthall, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga  Tindaklanjuti SE Walikota Terkait PPKM, Pemneg Batumerah Lakukan Rakor dan Sosialisasi  

Adapun sasaran pelaksanaan vaksinasi bagi pelayanan publik hari ini sebanyak 615 terbagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Guru mengaji, dan sekolah minggu.

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi massal pelayanan publik se-kota Ambon kepada guru Paud, TK, dan tenaga pendidik sejenis.

“Semua upaya dilakukan dari awal covid 19, impian kita untuk menekan angka penyebaran covid-19, Ambon sampai saat ini masih pada zona orange, dan sudah menuju zona kuning dan artinya penyebaran sudah melemah, “katanya.

Baca Juga  Sukses Presentasi SoG, Direktur AMO Diundang Jadi Pembicara di Thailand dan Korsel

Dijelaskan, kenapa sampai saat ini Kota Ambon belum masuk pada zona hijau dan kuning, karena angka kematian tinggi. “Angka kesembuhan tinggi, tetapi angka kematian juga tinggi sehingga kita masih pada zona orange, ” ujar Wawali kepada info-ambon.com, jaringan Siberindo.co.

Dikatakan, pelaksanaan vaksin massal hari ini dilakukan bagi PAUD dan TK, kemudian akan dilanjutkan untuk SD, SMP, sementara untuk SMA akan dilakukan jika sudah ada ijin dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Baca Juga  DPPKB Ambon Gelar Rapat Pengendalian Program KKBPK Tahun 2021

Lanjut Wawali, vaksinasi yang dilaksanakan mulai dari tahap awal sampai saat ibi berjalanan dengan baik, dan Pemkot akan terus berupaya secara maksimal untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat untuk tetap menjaga 3M.

“Upaya vaksinasi massal untuk memutus mata rantai covid-19, oleh karena itu mari ikuti himbauan dari Pemerintah, dan untuk masyarakat diharapkan yang belum melaksanakan vaksin bisa mendaftarkan diri di puskesmas untuk divaksin, “harap Wawali.(EVA)

Komentar

News Feed