oleh

Di Masa Pandemi, Investor di Maluku Tumbuh Baik

AMBON- Di masa pandemic Covid-19 saat ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Maluku mencatat, investor yang ada di Maluku bertumbuh sebanyak 16.01 persen. Catatan ini terjadi di triwulan II 2020.

Kepala BEI Kantor Perwakilan Maluku, Albertho Dachi kepada wartawan di Kantor BEI, Selasa (21/7/2020) sebutkan, jumlah investor di Maluku per bulan Juni 2020 sebanyak 2.588 investor, atau tumbuh sebanyak 264 investor atau 16.01 persen.

Jumlah ini malah lebih tinggi dari angka nasional, dimana jumlah investor per Juni 2020 sebanyak 1.214.358 investor, tumbuh sebanyak 132.248 investor atau 12,2 persen selama triwulan II pada 2020, total perusahaan yang tercatat pada pihaknya hingga bulan Juni 2020 yakni 697 perusahaan dengan adanya tambahan 30 perusahaan baru.

Di masa ini, pihaknya tetap melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi dengan menggunakan sistem online mengingat saat ini ini masih ada wabah covid 19 yang tidak memungkinkan untuk adanya perkumpulan secara besar.

Baca Juga  Ratusan Putera Maluku-Malut Siap Ikuti Pendidikan Secata PK

“Kegiatan-kegiatan edukasi dan sosialisasi BEI saat ini dialihkan seluruhnya secara on-line melalui platform digital, sehingga kegiatan untuk mengedukasi investor maupun calon investor di Maluku tetap di lakukan melalui kelas-kelas online,” tambahnya.

Salah satu serial unggulan yang diadakan oleh BEI selama bulan Juni-Juli adalah program Waktu Indonesia Berinvestasi (WIB). WIB merupakan program edukasi live Instagram yang mengintegrasikan tiga zona waktu yakni WIB, WITA dan WIB dengan melibatkan 30 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia sehingga masyarakat dapat menyaksikan secara terus menerus tanpa putus.

Baca Juga  Jelang HUT ke-445; Di Tengah Pandemi, Kota Ambon Tetap Ukir Prestasi

WIB menyajikan materi dan narasumber yang berbeda setiap waktunya. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat investor maupun calon investor akan lebih sadar tentang pentingnya investasi saat ini. (eva dolhalewan/info-ambon.com)

Komentar

News Feed