oleh

Di Tengah Pandemi, Pansus COVID-19 DPRD Ambon Lakukan Studi Tiru ke Tangsel

AMBON-Di tengahpandemic Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pimpinan Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 bentukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, justru tinggalkan Ambon menuju Tangerang Selatan (Tangsel) untuk lakukan studi tiru.

Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisutta, dihubungi info-ambon.com jaringan siberindo.co, Rabu (15/7/2020) malam melalui telepon genggamnya, mengakui, keberangkatan yang mengundang kontroversial tersebut.

Namun dia berdalih, karena ini untuk kepentingan masyarakat, pihaknya memberikan ijin untuk pansus lakukan studi tiru di Tangsel selama 4 hari.

‘”Saya memang sedikit keberatan dengan keberangkatan Pansus, namun karena memang ada hal yang perlu diketahui dan dipelajari  lebih dalam, makanya saya mengijinkan,’’ jelasnya.

Baca Juga  Pemadaman Listrik Masih Terjadi, Ini Penjelasan PLN

Diakui, untuk berangkat ke luar Kota Ambon, Pansus harus melalui beberapa tahapan sesuai protokol kesehatan, yakni mengantongi Surat  Ijin Masuk Keluar (SKKM) Ambon yang tentu didahului dengan rapid tes.

Toisutta akui, tidak semua anggota Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon ikut dalam rombongan itu. ‘’Mereka hanya sekitar 6 atau 7 orang saja yang berangkat,’’ jelasnya.

Dia menegaskan, perjalanan dinas ini bukan untuk jalan-jalan, namun Pansus ingin melihat kinerja Pansus yang sama di Tangsel untuk nantinya disinkronkan dengan tugas Pansus di DPRD Ambon. ‘’Tak mungkinlah jalan-jalan. Masak orang jalan-jalan ditengah pandemic ini. Ini karena untuk kepentingan rakyat, mereka mengambil resiko,’’ ujarnya.

Baca Juga  Pelaku Perjalanan di Bandara dan Pelabuhan Wajib Rapid

Pihaknya berharap, ada sesuatu hal baik, yang bisa dibawah pulang untuk kepentingan masyarakat Kota Ambon, khususnya dalam menghadapi pandemic Covid-19 saat ini.

Sementara itu, di Kota Ambon, berita kebertangkatan Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon memantik beragam pendapat. Ada sebagian yang berpendapat positif, namun lebih banyak bernada negative.

Salat satu warga Ambon, Cak Latu dalam komentarnya menyebutkan, disaat masyarakat kecil dipaksa tado (diam) di rumah, sementara rakyat besar pi (pergi)  bajalang (jalan) ke Tangsel sana tiru cara Tangsel. Memangnya orang-orang Ambon tu bodoh kaaapa, kong musti pi tiru orang-orang Tangsel. Nanti kita dianggap tukang tiru lai. Memalukan e.

Baca Juga  Gubernur Launching Pelayanan Kesehatan yang Digelar Alumni SMPN 3 Ambon

Warga lainnya, Hilarry Syaranamual dalam komentar singkatnya menyatakan kenapa tidak pakai zoom saja?

Hadia Waly menyebut pula, Mau tiru apa lai, sekarng era digital. Belajar dan kuliah sudah bisa dari rumah, sementara akun lain Eric Pacina menulis istighfar eeeg, so model apa lay tu.

Keberangkatan pimpinan Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon itu sendiri, justri tidak diketahui anggota pansus lainnya. Salah satu anggota Pansus, Ary Sahertian justru merasa aneh dengan keberangkatan para pimpinannya tersebut.(polly joris-info-ambon.com)

Komentar

News Feed