Komitmen Binda Maluku untuk melaksanakan arahan Presiden dalam capaian vaksinasi 70 persen di Provinsi Maluku terus dilakukan dengan cara koordinasi intens dengan berbagai pihak, memberikan dukungan vaksin, sumber daya manusia, sosialisasi dan pengerahan warga untuk mengikuti vaksinasi di puskesmas-puskesmas.
Seperti diberitakan www.berandamaluku.com, group Siberindo.co, Binda Maluku memberikan dukungan vaksin sebanyak 1.000 dosis jenis sinovac untuk digunakan Dinas Kesehatan Kota Tual dalam melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.
Kegiatan kerjasama vaksinasi Binda Maluku dan Dinas Kesehatan Kota Tual, serta puskesmas-puskesmas dilaksanakan dalam rangka mencapai target 70 persen vaksinasi di Kota Tual.
Berdasarkan data dari KPC-PEN, presentase capaian vaksinasi di Kota Tual per tanggal 19 Februari 2022 sebesar 61 persen. Capaian ini masih perlu ditingkatkan sampai 70 persen agar herd community dapat tercapai.
Ramah Anak
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual drg. Maxie Tinggogoy mengatakan bahwa vaksinasi anak menggunakan metode yang edukatif dan ramah anak.
“Pada vaksinasi anak usia 6-11 tahun atau anak Sekolah Dasar dipastikan edukatif,aman, humanis, dan ramah anak,” kata Tinggogoy kepada wartawan di Tual, Sabtu (19/2/2022).
Ia menyatakan pihaknya menjamin tidak akan memaksa anak dan orangtua orangtua untuk vaksinasi Covid-19, demi menjaga psikologi anak.
“Harapan kami, para orang tua dapat memahami bahwa vaksinasi anak sangat dibutuhkan karena anak punya resiko tinggi terhadap penularan Covid-19 di lingkungan sekolah,” ujar Tinggogoy.
Menurut dia, hingga kini pihaknya telah memvaksin sekitar 600an anak usia 6-11 tahun.
Dinkes, kata Tinggogoy, akan terus bekerja sama dengan para pihak untuk melakukan percepatan vaksinasi di lokus-lokus sekolah yang telah ditentukan.
Diharapkan dengan pola pendekatan ramah anak ini, program vaksinasi bagi anak bisa berhasil, sehingga dapat membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di lingkungan belajar.
Sebelum melaksanakan vaksinasi, Dinas Kesehatan lebih dulu mengedukasi para Kepala Sekolah, Guru dan Orangtua murid.







