oleh

Puluhan Ribu Masyarakat Sulsel Hadiri Jalan Sehat Bersama Cawapres Gibran

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bersama Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara jalan sehat bersama puluhan ribu masyarakat Sulawesi Selatan di Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar, Sabtu (25/11).

Turut hadir dalam acara jalan sehat itu Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Aras, dan Walikota Bukittinggi Erman Safar. Serta jajaran partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran.

“Alhamdulillah kita manyaksikan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Sulsawesi Selatan, Kota Makassar dalam menyambut calon wakil presidem pasangan Pak Prabowo Subianto yakni Gibran Rakabuming Raka. Kami ikuti masyarakat Sulawesi Selatan menyambut dengan gembira kedatangan Mas Gibran,” kata Muzani sebagaimana dikutip dalam keterangan pers yang diterima kantor Serikat Media Siber Indonesia.

Baca Juga  Pengamat Politik President University, Muhammad A.S. Hikam, meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa lebih fokus memperhatikan tentang kesejahteraan prajurit ketimbang pencitraan. Sebab, TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan pertahanan Indonesia. "Kita berpikir logis besarnya Indonesia, pentingnya pertahanan Indonesia, ya kembali pada jati diri TNI, yang menjadi bagian pertahanan, pembela negara yang menyatu dengan rakyat. Satu dengan rakyat itu artinya mereka care dengan apa yang terjadi di tempat prajutit di bawah-bawah, bukan sibuk pencitraan," ujar Hikam saat dihubungi, Selasa (4/10/2022). Menurutnya, adalah tidak baik jika pimpinan TNI terjebak pada godan viralisme, meskipun perkembangan teknologi super canggih. Memperjuangkan kesejahteraan prajurit lebih utama ketimbang membangun pencitraan. "Kalau kita lihat kondisi dunia sekarang ini sangat dipengaruhi apa yang disebut digital media, sosial media, medsos sehingga seseorang itu, terutama yang berada di puncak pimpinan mereka tidak lagi menyukai atau tertarik dengan subtansi. Tapi, mereka lebih tertarik kepada viralitas, mereka menjadi viral. Itu artinya mereka ini terjebak pada godaan viralisme, sehingga mereka lupa kepada rakyat itu. Apakah mereka mempunyai perilaku yang mengena di hati prajurit," tandasnya. Hikam kemudian meminta Jenderal Andika meneladani dan menjadikan mantan Panglima TNI Muhammad Jusuf Amir sebagai inspirasi. Sebab, lanjut Hikam, selama menjadi orang nomor satu di lingkungan TNI, M Jusuf terus mempedulikan nasib kesejahteraan TNI. Bahkan hal remeh-temeh pun, M Jusuf tanyakan kepada prajurit. "Contohnya almarhum M Jusuf. M Jusuf kalau ke daerah, yang ditanyakan 'kamu sudah punya pacar belum, kamu sudah beristri belum, keluargamu (sejahtera) belum'. Sampai segitunya," tambah Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi era Presiden Gus Dur ini. M Jusuf, disampaikan Hikam, tidak akan tertarik pada pencitraan meskipun pada saat itu teknologi super canggih seperti saat ini. "Beliau tidak tertarik viralisme. Waktu itu memang belum ada viralisme seperti sekarang. Tapi, kalaupun ada begitu, pak Jusuf tidak akan tertarik (pencitraan). Beliau lebih mempedulikan bagaimana prajurit-prajurit kesejahteraannya," tegasnya. Hikam berharap Jenderal Andika memprioritaskan kesejahteraan prajurit. Jangan sampai ada prajurit yang kelaparan dan kekurangan gizi karena mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Indonesia. "Jangan hanya insidentil, hanya ketahuan media baru mereka bergerak. Sebab, menjaga keamanan dan pertahanan itu 24 jam dalam sehari," harap tokoh politik Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Kami sangat beryukur dan terimakasih atas antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Sulawesi Salatan pagi hari ini,” imbuhnya.

Muzani berharap, Prabowo-Gibran bisa menang di Provinsi Sulawesi Selatan. Dia optimis Prabowo-Gibran sangat potensial untuk bisa menang satu putaran di Pilpres 2024 nanti.

“Harapannya agar perolehan suara Prabowo-Gibran kita tekadkan bisa menang satu putaran di Sulsel ini. Brarti harus 50 persen lebih satu,” ujar Wakil Ketua TKN itu.

Baca Juga  Satika Simamora Sang Pejuang Kaum Tenun Ulos Tapanuli Utara

Berkaitan dengan hasil survei yang saat ini banyak yang mengunggulkan Prabowo-Gibran, Muzani meminta agar partai koalisi dan relawan pendukung tidak terlena atas hasil survei tersebut.

“Berbaga macam hasil lembaga survei memang sudah merilis Prabowo-Gibran terus meningkat dan kepercayaan masyarakat kepada Prabowo-Gibran semakin tinggi. Tapi kami ingatkan kepada seluruh partai koalisi pendukung dan simpatisan Prabowo-Gibran jangan sampai meninabobokan kita. Karena ini hasil survei, bukan hasil pemilu yang sesungguhnya,” jelas Muzani.

Karena, menurut Muzani, hasil pemilu sesungguhnya baru akan terlihat saat hari pencoblosan 14 Februari 2024. Sehingga hasil survei yang ada saat ini justru harus menjadi penyemangat kerja pemenangan Prabowo-Gibran untuk satu putaran.

Baca Juga  SK Kades Berbau Politik Pilkada

“Jadi berapapun hasil suvei, tetap yang menentukan adalah 14 Februari. Maka sekali lagi kami anjurkan kepada semua partai koalisi, semua relawan pendukung Prabowo-Gibran agar tetap bekerja keras yakinkan masyarakat di kota, di desa, di tempat tinggal masing-masing untuk menjadikan pilihan nomor 2 pasangan Prabowo-Gibran sebagai pilihan terbaiknya yang akan dipilih 14 Februari tahun depan,” tutup Muzani.

News Feed