oleh

Kasad TNI Berikan Bantuan Paket Nutrisi untuk Anak Penderita Stunting

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman memberikan bantuan paket nutrisi untuk anak penderita stunting di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Paket bantuan berupa sejumlah nutrisi tambahan dan makanan bergizi untuk mendukung penurunan stunting yang merupakan program pemerintah,” kata Pasiter Kodim 1620 Lombok Tengah, Kapten Inf. Ali Murtono dalam keterangan tertulisnya di Praya, Senin.

Bantuan itu diserahkan di beberapa wilayah Kecamatan Praya, diantaranya di Lingkungan Renteng, Kelurahan Renteng, Lingkungan Peropok Kelurahan Semayan dan Lingkungan Kalisade Kelurahan Praya.

Baca Juga  Pengamat Politik President University, Muhammad A.S. Hikam, meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa lebih fokus memperhatikan tentang kesejahteraan prajurit ketimbang pencitraan. Sebab, TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan pertahanan Indonesia. "Kita berpikir logis besarnya Indonesia, pentingnya pertahanan Indonesia, ya kembali pada jati diri TNI, yang menjadi bagian pertahanan, pembela negara yang menyatu dengan rakyat. Satu dengan rakyat itu artinya mereka care dengan apa yang terjadi di tempat prajutit di bawah-bawah, bukan sibuk pencitraan," ujar Hikam saat dihubungi, Selasa (4/10/2022). Menurutnya, adalah tidak baik jika pimpinan TNI terjebak pada godan viralisme, meskipun perkembangan teknologi super canggih. Memperjuangkan kesejahteraan prajurit lebih utama ketimbang membangun pencitraan. "Kalau kita lihat kondisi dunia sekarang ini sangat dipengaruhi apa yang disebut digital media, sosial media, medsos sehingga seseorang itu, terutama yang berada di puncak pimpinan mereka tidak lagi menyukai atau tertarik dengan subtansi. Tapi, mereka lebih tertarik kepada viralitas, mereka menjadi viral. Itu artinya mereka ini terjebak pada godaan viralisme, sehingga mereka lupa kepada rakyat itu. Apakah mereka mempunyai perilaku yang mengena di hati prajurit," tandasnya. Hikam kemudian meminta Jenderal Andika meneladani dan menjadikan mantan Panglima TNI Muhammad Jusuf Amir sebagai inspirasi. Sebab, lanjut Hikam, selama menjadi orang nomor satu di lingkungan TNI, M Jusuf terus mempedulikan nasib kesejahteraan TNI. Bahkan hal remeh-temeh pun, M Jusuf tanyakan kepada prajurit. "Contohnya almarhum M Jusuf. M Jusuf kalau ke daerah, yang ditanyakan 'kamu sudah punya pacar belum, kamu sudah beristri belum, keluargamu (sejahtera) belum'. Sampai segitunya," tambah Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi era Presiden Gus Dur ini. M Jusuf, disampaikan Hikam, tidak akan tertarik pada pencitraan meskipun pada saat itu teknologi super canggih seperti saat ini. "Beliau tidak tertarik viralisme. Waktu itu memang belum ada viralisme seperti sekarang. Tapi, kalaupun ada begitu, pak Jusuf tidak akan tertarik (pencitraan). Beliau lebih mempedulikan bagaimana prajurit-prajurit kesejahteraannya," tegasnya. Hikam berharap Jenderal Andika memprioritaskan kesejahteraan prajurit. Jangan sampai ada prajurit yang kelaparan dan kekurangan gizi karena mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Indonesia. "Jangan hanya insidentil, hanya ketahuan media baru mereka bergerak. Sebab, menjaga keamanan dan pertahanan itu 24 jam dalam sehari," harap tokoh politik Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Semoga dapat membantu tumbuh kembang anak secara optimal,”

Ia mengatakan, sesuai dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting, Kasad yang juga sekaligus selaku duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah menggalakkan upaya menurunkan prevalensi angka stunting di Indonesia.

Selain itu, TNI AD juga mendorong peran keluarga dalam mencegah maupun penanggulangan stunting. Hal ini juga sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang menargetkan untuk mengakhiri semua bentuk kekurangan gizi pada tahun 2030.

Baca Juga  Pertamina Kucurkan Bantuan Bagi UMKM Di Ambon

“Termasuk penurunan prevalensi stunting pada balita,” katanya.

Setiap anak memiliki hak yang sama untuk mengembangkan potensi terbaik di dalam dirinya. Namun terkadang kondisi stunting membuat sebagian anak lamban pertumbuhan, sehingga mempengaruhi dalam mengukir masa depan yang cerah.

Oleh karena itu, Kodim 1620/Lombok Tengah melalui kerja sama dengan pemerintah dan berbagai mitra, juga berkomitmen yang sama yaitu berupaya membantu mencegah stunting dengan memberikan makanan tambahan untuk meningkatkan status gizi anak, khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga  Muzani: Prabowo Ingin Seluruh Kepala Daerah Diusung Gerindra Punya Hati yang Bersih dan Niat Suci

“Stunting telah menjadi masalah yang dihadapi bersama. Karenanya, masyarakat juga harus memperhatikan pola hidup sehat, terkait asupan gizi dan cara hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi prioritas. Kami berharap anak-anak kategori stunting ke depannya bisa tumbuh semakin sehat dan bahkan bisa berprestasi,” katanya.

News Feed