AMBON-Walikota Ambon Richard Louhenapessy didampingi Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, Sekertaris Kota (Sekkot) Anthony G Latuheru bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau lansung beberapa titik bencana yang terjadi di Kota Ambon pada Minggu (11/7/2021) yang diakibatkan dari curah hujan yang tinggi.
“Dari hasil tinjauan saya, bersama pak Wakil, Sekkot ada beberapa yang raudet misalnya yang pertama itu di Halong, Hative besar selebihnya itu bencana-bencana ringan, tapi juga ada beberapa daerah pegunungan yang juga mengalami longsor yang serius,” jelas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada info-ambon.com, grup Siberindo.co usai melakukan peninjauan, Senin (12/7/2021).
Dikatakan, dalam bencana longsor maupun Banjir tidak ada korban jiwa.
“Kita bersyukur bahwa dalam bencana tidak ada yang meninggal, Kita tahu bahwa di tahun 2012-2013 pernah Kota Ambon mengalami bencana yang cukup serius, tapi kali ini memang ada bencana tapi tidak ada korban jiwa,” ujar Walikota.
Oleh karena itu, longsor yang terjadi di Halong kita akan melihat mana porsi dari kota, mana porsi Provinsi mana porsi Pemerintah Pusat itu yang kita dorong lewat BNPB maupun instansi teknis.
“Kita akan lihat mana yang akan ditangani lansung, misalnya Halong itu jalan Nasional jadi tanggung jawab Balai Jalan, kita koordinasi untuk percepat, tetapi kalau ada jalan yang satu daerah rawan masuk lota itu kita segera kita akan ambil langkah darurat. Selain itu, Kita juga sudah sampaikan kepada seluruh lurah untuk mengintervarisir seluruh masyarakat yang terdampak akibat bencana untuk ambil langkah bantuan kepada masyarakat,” terang Walikota.
Untuk diketahui, hujan yang mengguyur Kota Ambon Minggu sore hingga malam, menyebabkan Banjir dan longsor serta pohon yang tumbang dibeberapa kawasan diantaranya Halong, Hative Besar, Batumerah, Galala dan lainnya. (EVA)







Komentar