
Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-Persatuan Wartawan Indonesia (JKW-PWI) kemungkinan besar menunda kunjungan ke Ambon Maluku, karena kesulitan mendapatkan alat transportasi laut dari Ternate.
Sumber Beranda Maluku (www.berandamaluku.com), group Siberindo.co, Abdul Fatah, yang juga seorang pengurus PWI Maluku Utara, kepada media ini menyatakan Tim JKW-PWI itu dijadwalkan tiba di Kota Ternate pada Selasa (11/1/2022), namun rencana ekspedisi ke Ambon. Maluku kemungkinan batal karena kendala angkutan laut yang bisa membawa tim berkendara sepeda motor tersebut.
“Mereka tgl 11 (Januari 2022) pak, tapi kemungkinan nda jdi ke Ambon krn satu2nya perhubungan Tte – Ambon hanya kapal Pelni, di atas tgl 20 baru ada ke Ambon, jadi mereka tiba di Ternate kemudian balik ke Bitung pak🙏,” begitu pesan WA Abdul Fatah yang diterima pada Minggu (9/1/2022).
Sementara itu, Yanni Krisnayani, anggota JKW-PWI, saat dikonfirmasi pada kesempatan yang sama menyatakan ekspedisi ke Ambon tidak dibatalkan, tetapi terpaksa ditunda karena kendala angkutan laut dan ada agenda tim menghadiri HPN 2022 di Kendari tanggal 9 Februari.
Berikut penjelasan wartawati yang juga pendaki gunung itu lewat pesan WA :
[9/1 14.16] Yanni: Bukan batal, tapi diundur. Mungkin setelah HPN
[9/1 14.17] Yanni: Krn tidak ada kapal yg bisa menyeberangkan motor kami
[9/1 14.17] Yanni: Dari Ternate
[9/1 14.17] Yanni: Setelah mencari informasi, kami bisa bawa motor kalau via Makassar, dan hanya 1 kapal Pelni Dobonsolo
[9/1 14.19] Yanni: Kecuali di Ternate nanti tiba² kami menemukan kapal swasta yg bisa membawa kami beserta motor, bisa jadi kami ke Ambon lbh dulu, lalu kembali ke Sulawesi, harus perhitungkan waktu untuk bisa hadir di HPN 9 Feb di Kendari
[9/1 14.23] Yanni: Info kapal ini menjadi masalah besar buat Tim, sejak kami menyeberang dari Sumatra menuju Batam-Tanjung Pinang-Sintete Kalimantan dan Tarakan Tolitoli yg baru kami lalui kemarin.
Bila ekspedisi ke Ambon kelak terlaksana, Tim Ekspedisi JKW-PWI beranggotakan Yanni Krisnayani, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, dan Agus Blues Asianto yang menunggang motor KLX Kawasaki dan Kawasaki W175TR itu akan mengeksplorasi eksotisme Pulau Ambon dan Pulau Seram, termasuk mendaki Gunung Binaiya.
Ekspedisi JKW-PWI memiliki misi mengunjungi 34 provinsi di tanah air, Sabang-Merauke, dalam waktu 105 hari. (JNS)










