oleh

Gagahnya Tarian Pattimura Dalam Festival Abda’u Negeri Tulehu

Gagah dan berani, ungkapan ini diberika kepada para penari Tarian Pattimura dalam Festival Abda’u tahun 2023 di negeri Tulehu kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Penampilan mereka dalam melakukan tarian Pattimura ini aeluruh tubuh dibaluri hitam arang dan ikat kepala berwarna merah sama seperti celana merah yang dipakai.

Sepanjang jalan di negeri Tulehu dalam festival Abda’u negeri Tulehu menari diringi dengan tabuhan tifa dan bunyi tiupan suara kulibia menambah serunya suasana. Sambil membawa parang dan salawaku bersiap mengahadapi musuh. Dalam tarian Pattimura narator menarasikan ungkapan dalam bahasa kapata/lania dikisahkan dalam bahasa Uli Solemata yang dinyanyikan oleh penari Ma’tenu Pattimura. Uli Solemata ini merupakan salah satu (kelompok negeri) di jazirah Leihitu.

Masyarakatnya mempunyai hubungan dengan Nusa Ina atau Pulau Seram. Mereka bangkit bersama kapitan Pattimura untuk berperang mempertahankan daerahnya. Tarian Pattimura adalah tarian persembahan atau tarian penjemputan para raja atau tamu undangan pada acara adat negeri Tulehu. Tarian ini pertama kali dipergakan pada saat pengambilan kayu untuk renovasi masjid Jame Tulehu pada tahun 1971. Nyanyian dalam tarian Pattimura diciptakan oleh Alm. Said Lestaluhu.(fia/rls)

News Feed