oleh

Wagub Sarbin Hadiri Maulid di Akehuda, Soroti Kemarau dan Bantuan 2026

MALUKU.SIBERINDO.CO  –  Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Al-Mukminun Kelurahan Akehuda, Jumat malam (28/8/2026).

Acara diawali dengan pembacaan rawi dan kasidah oleh anggota Majelis Taklim Al-Mukminun, dilanjutkan dengan lantunan selawat bersama seluruh jemaah yang hadir.

Hadir dalam peringatan Maulid ini unsur TNI dan Polri, para alim ulama, imam, tokoh agama, pengurus Majelis Taklim Al-Mukminun beserta anggota, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutan sekaligus tausiahnya, Wagub mengajak seluruh jemaah menjadikan Maulid sebagai madrasah untuk memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah.

Ia menyampaikan bahwa salah satu misi utama Rasulullah saw. adalah menyempurnakan akhlak manusia. Di tengah kecerdasan yang terus berkembang saat ini, nilai akhlak dan moral harus tetap dijaga agar tidak terjadi penyimpangan perilaku seperti yang terjadi pada zaman jahiliah.

Baca Juga  Gempa 3.6 SR Guncang Pulau Ambon

“Kalau akhlaknya bagus, masyarakatnya pasti bagus. Hari ini kita masih melihat berbagai persoalan kemanusiaan. Karena itu, hikmah Maulid harus kita amalkan, bukan hanya seremonial,” ujarnya.

Wagub juga menekankan pentingnya meningkatkan cinta kepada Rasulullah SAW. dengan memperbanyak selawat. Menurutnya, cinta kepada Nabi akan mendorong umat untuk meneladani dan menjalankan perintah-perintah-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap kita memperingati Maulid, harus ada perubahan. Dari yang malas salat menjadi rajin berjemaah. Dari yang belum puasa Senin-Kamis menjadi istikamah. Jadikan Maulid sebagai titik evaluasi diri, keluarga, dan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  HUT ke-7 SMSI: Dari Badai Disrupsi Hingga Ancaman Perpres

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kondisi daerah yang saat ini mengalami kemarau panjang lebih dari 70 hari, disertai kebakaran hutan di beberapa wilayah Maluku Utara. Ia mengajak para alim ulama, imam, dan seluruh masyarakat untuk melaksanakan salat istisqa Jumat depan guna memohon hujan kepada Allah SWT.

Terkait dengan program pemerintah, Wagub menyampaikan bahwa Pemprov terus menyesuaikan bantuan agar tepat sasaran. Beberapa kebijakan 2026 yang diubah antara lain bantuan integrasi untuk nelayan berupa motor, serta bantuan pupuk yang tidak lagi 100% gratis agar masyarakat lebih mandiri. Ia juga memohon maaf atas keterbatasan anggaran yang berdampak pada pembangunan rumah ibadah dan rumah layak huni.

Baca Juga  Hari Ini Ratusan Pegawai dan Pensiunan BI Jalani Vaksinasi

“Kalau rakyat sejahtera, itulah tujuan bernegara. Mari kita jaga persatuan, saling menguatkan, dan terus meneladani akhlak Rasulullah saw. sebagai rahmat bagi alam semesta,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Risdawati Abdullah dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah saw., mengambil hikmah dari sirah Nabi, mempererat silaturahmi jemaah, dan memohon keselamatan daerah. “Kegiatan ini terselenggara atas swadaya jemaah Majelis Taklim dan para donatur,” tutupnya.

News Feed