oleh

Pj Walikota: Pembayaran utang Pihak Ketiga Sesuai Keuangan Pemkot

 

AMBON– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan membayar utang kepada pihak ketiga sesuai kemampuan keuangan Pemkot. Namun sebelum proses pembayaran, akan dilakukan kajian ulang.

Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena sebutkan, pihaknya akan melihat kemampuan keuangan Pemkot Ambon, setelah itu baru dikaji pembayarannya, apakah sesuai dengan bukti-bukti ataukah tidak. “Untuk jumlah itu belum dapat laporan resmi tapi menurut yang disampaikan memang ada,  saya khan baru masuk. Saya harus lihat kemampuan keuangan seperti apa,” ungkap Wattimena kepada info-ambon.com, grup Siberindo.co di Ambon, Rabu(1/6/2022). Menurutnya, yang harus lakukan rasionalisasi terhadap semua program yang sudah dirancang sebelumnya.

Baca Juga  Pesan Ojek Di Maxim, Praktis Dan Hemat Untuk Anda!

“Kan penetapan APBD di tahun 2022 sudah dilakukan di akhir 2021. Nah sudah berjalan 5 bulan ini. Nanti Kita lihat apakah masih bisa kita lakukan rasionalisasi untuk memenuhi kewajiban kita untuk membayar utang pihak ketiga,” ujar Wattimena.

Dijelaskan, utang ini kalau ada itu harus diakui pemerintah sebagai utang. Tidak bisa utang yang dibilang-bilang saja, jika sudah diakui oleh pemerintah sebagai utang itu bearti seluruh prosesnya benar. Tapi kalau belum benar prosesnya belum bisa diakui sebagai utang.

Baca Juga  Angkot di Ambon Lakukan Aksi Mogok

Sebelumnya, dalam 11 program prioritas penjabat Walikota Ambon, salah satunya menyelesaikan utang pihak ketiga Pemkot Ambon. Pasalnya, Pemkot masih diperhadapkan persoalan penyelesaian utang pihak ketiga, yang belum terselesaikan sampai dengan saat ini. Catatan baginya hal ini telah menjadi atensi DPRD kota Ambon kepada Pemkot. Bahkan hal ini juga dititipkan kepadanya.

Baca Juga  47 Unit di Ambon akan Dibedah Pemerintah

“Selaku penjabat Walikota Ambon, saya akan melakukan langkah-langkah koordinasi dengan DPRD dan lembaga terkait lainnya, dalam rangka mengidentifikasi permasalahan ini, sekaligus upaya penyelesaiannya. Dalam rangka itu, dengan mencermati kondisi keuangan Pemkot saat ini, maka kebijakan refocussing anggaran, menjadi salah satu solusi,” tandas Wattimena. (EVA-info-ambon)

News Feed